Kamis, 10 Maret 2011

Tradisi Kekerasan di Sekolah

Gadis Aksi

Saat teman-teman dan sekolah lain sibuk berkampanye “stop bullying”, kita masih saja mengalaminya di sekolah sendiri. Yang bikin makin sedih adalah tindakan bullying ini seperti dapat restu dari pihak sekolah, karena nggak ada satu guru pun yang berusaha menghentikannya.

Sedih, ya? Siapa sih yang suka dibentak-bentak, diomelin, atau bahkan dilempar gorengan tanpa alasan yang jelas? Padahal tujuan kita tiap hari berangkat ke sekolah adalah selain untuk belajar, juga untuk menambah teman sebanyak mungkin. Tapi, jika memang ‘terlanjur’ masuk ke sekolah yang menganggap bullying ini sebagai tradisi, mau nggak mau kita harus bisa mengatasi masalah ini. Jangan sampai kita kalah, yang akhirnya membuat kita malas sekolah dan prestasi menurun.

    Oleh karena itu, hadapi kekerasan di sekolah itu dengan:

1. Jangan jadikan diri kita sebagai korban yang terlalu gampang untuk di-bully. Kalaupun karena tradisi sebagai junior kita harus menerima perlakuan ini, maka bikin si pem-bully untuk bekerja ekstra keras. Caranya:
  • Pastikan kita tahu betul prestasi dan kemampuan yang kita punya. Percaya, deh, prestasi itu akan membuat kita jadi lebih berharga.
  • Nggak punya prestasi? Siapkan rasa pede yang cukup. Misalnya dengan selalu melakukan eye contact dengan lawan bicara kita.
  • Jangan kasih kesempatan pem-bully untuk mencela apa yang kita pakai. Pastikan dandanan kita ke sekolah itu ‘aman’ namun tetap stylish.
  • Diteriakin “tolol”, “bego”, dsbnya? Nggak usah berkecil hati. Tutup telinga dan anggap saja mereka hanya sekelompok orang yang butuh perhatian.
  • Pasang senyum saja. Saat kita menanggapi omelan pem-bully dengan senyum, pasti lama-lama dia akan jadi keki sendiri.

2. Saat tingkah laku pem-bully ini sudah mengarah ke kriminal, jangan segan melaporkannya ke ortu. Nantinya ortu akan bisa menuntut ke pihak sekolah. Bahkan, jika pihak sekolah nggak bertanggung jawab, ortu bisa melaporkannya ke pihak yang berwajib.

STOP BULLYING! HIDUP LEBIH BERHARGA TANPA ADANYA KEKERASAN!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar